Kamis, 28 November 2019

TM-P11-KONFIGURASI DHCP SERVER DAN DHCP CLIENT


KONFIGURASI DHCP SERVER 
A. Pengertian
DHCP adaalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

B. Latar Belakang
Dalam suatu jaringan komputer kita memerlukan alamat ip supaya dapat slaing terhubung antar host. Apabila komputer yang terhubung tidak terlalu banyak maka tidak mengapa untuk mengisi ip tersebut satu persatu, tapi bagaimana dengan komputer yang banyak dan perlu dikonfigurasi ipnya ? kita bisa menggunakan DHCP untuk hal tersebut.

C. Tujuan
- Memberi IP secara otomatis kepada client
- Memberi informasi gateway kepada client
- Memberi informasi dns server kepada client

D. Alat dan Bahan
PC
- Software Cisco Packet Tracer (bisa diunduh di bawah)

E. Langkah Kerja
1. Kita buat topologinya seperti ini, bisa juga download topologinya dibawah
2. Kita konfigurasi interface routernya yang menuju ke client yaitu interface fa 0/0.
Keterangan :
1. dhcp exclude = ip yang tidak akan diberikan kepada client
2. pool POOL-R1 = nama range yang kita buat
3. network = network dari ip yang akan kita beri ke client
4. default-router = informasi gateway yang akan diberikan ke client
5. dns-server = informasi dns server yang akan deberikan ke client

3. Kita lihat di Client, apakah sudah mendapat ip yang sesuai dan gateway+dns yang sesuai.

PC 0

PC 1

PC 2

PC 3

PC 4
Itu adalah alamat IP yang didapat oleh para client. Kenapa mulainya dari 11 ? Karena ip 2-10 tidak diizinkan untuk diberikan kepada client.

KONFIGURASI DHCP CLIENT 
A. Pengertian

DHCP adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client.

B. Latar Belakang

Dalam sebuah jaringan yang tidak memakai DHCP untuk pemberian IP pada komputer atau host harus dilakukan secara manual, jika ada ratusan komputer atau host yang tergabung dalam jaringan local tersebut, maka seorang administrator juga harus melakukannya hingga ratusan kali, untuk itu DHCP juga dibutuhkan untuk mempermudah kita dalam memasukan IP karena DHCP akan secara otomatis mendapatkan IP jika kita telah terhubung kedalam jaringan yang sudah di setting DHCP Client.

C. Maksud dan Tujuan

Untuk mempermudah pengalokasian alamat IP ke client-client pada sebuah jaringan.

D. Alat dan Bahan

1. PC / Laptop
2. Cisco Packet Tracer


1. Buat topologi seperti ini terlebih dahulu.
2. Kemudian kita mulai menconfig pada masing - masing MultiLayer Switch

Config pada MultiLayer Switch 1
Config pada MultiLayer Switch 2


BERIKUT JIKA SUDAH BENAR KONFIGURASI DHCP CLIENT .

 Kesimpulan

Dengan adanya sebuah DHCP ini sangat membantu seorang administrator jaringan, karena degan DHCP seorang admin tidak perlu mensetting ip satu-persatu akan tetapi sudah secara otomatis diberikan oleh sebuah DHCP Server kepada DHCP Client.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TM-14-PJK

                                              MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA 3        Buatlah Jaringan Komputer Sesuai Dengan    Topolog...